SELAMAT DATANG DI LAMAN ALVI HELMET CORNER

Rabu, 17 Mei 2017

IMPRESI DAN ULASAN HELM HJC RPHA 10+ (IMPRESSION AND REVIEWS OF HJC RPHA 10+ HELMETS)



IMPRESI HJC RPHA 10+

Halo, terimakasih sudah mengunjungi laman saya. Impresi kali ini saya akan membahas helm yang kata beberapa teman-teman Helmet Lovers sebagai helm nyaman dan ringan, bener ga sih? Yakin nih ga bohong? Karena penasaran terhadap pernyataan tersebut yang katanya ringan, maka kali ini saya akan mereview langsung helm HJC RPHA 10+ versi rep Ben Spies Austin yang dapat dipinang dengan harga sekitar Rp.5.600.000,-. Helm ringan asli Korea ini beratnya cuma 1300gram (ternyata lebih ringan dari Nolan X802 postingan sebelumnya dong?). Pada bagian belakang helm tertera net 1300g / gross 1320g. Padahal secara dimensi ukuran dari helm ini terbilang agak besar, tapi ketika coba diangkat, wahh….asli ringan bgt, pas coba fitting seolah lagi ga pke helm, semacem topi deh karena katanya helm bisa dibilang nyaman juga ringan kalo pas dipake rasanya kya pake topi.haha canda kok canda. Jadi sekarang kesimpulannya, helm ringan yang pernah saya coba setelah Nolan X802 yaitu HJC RPHA 10+.

 
Helm yang sebelumnya sering dipakai Jorge Lorenzo (Sebelum Jorge pindah ke helm Shark) buat ngegas di sirkuit ini, secara dimensi desain shellnya terlihat sangat aerodinamis yang didesain untuk membelah jalur angin terutama saat dipakai untuk kecepatan tinggi, untuk mengaktifkan airflow dari mouthventnya sendiri cukup menaik turunkan tutup dari mouthvent tersebut. Lalu vent selanjutnya seperti biasa terdapat pada bagian atas tepatnya diatas crownpad. Nahhh, ada yang unik pada bagian ini yaitu untuk mengaktifkan vent tersebut, cukup memutarkan putaran-putaran kecil berbentuk roda, untuk membuka vent cukup putar ke bagian belakang, begitupun sebaliknya. Untuk vent udara pembuangan terdapat pada bagian belakang yang fungsinya sebagai pelepas hawa panas dari dalam helm ketika dipakai. Vent pada bagian belakang ini letaknya condong menghadap keatas sehingga ketika digunakan saat hujan, pada vent bagian ini rawan sekali dimasuki air. Hal ini terbukti ketika saya pernah menggunakannya disaat hujan besar, daaannnnnn…..air pun masuk sampai pada inner helm, walaupun memang sedikit tapi terasa (Pantesan ademnya beda, ternyata airnya masuk haha). Tapi bagi saya pribadi itu bukan masalah, karena hal ini menandakan bahwa sirkulasi pada helm ini betul berfungsi khususnya pada vent bagian belakang ini. 

 
Lalu apakah airflownya cukup terasa? Menurut saya, HJC RPHA 10+ ini cukup adem, penilaian 1-10 saya kasih 7,5 deh. Ahaha…Lah katanya nyaman, kok Cuma 7,5? Jadi gini, untuk pemakaian harian, point 7,5 didapat karena saat kondisi tertentu seperti jalanan yang agak padat, HJC RPHA 10+ ini terasa agak engap, saya kira ini efek dari chinguardnya yang benar-benar lebar yang bahkan hampir menutupi bagian bawah dagu. Tapiiii, ada baiknya juga, berkat chinguard yang lebar menjadikan helm ini cukup kedap suara terlebih saat visor ditutup dengan menggunakan pengunci visor. Tapi untuk kecepatan sedang sampai tinggi, saya kasih point 9 untuk airflow dari ventnya. Oh yaa, biar ga engap saat penggunaan harian, bisa disiasati dengan melepaskan chinguard, efeknya langsung bikin adem tapi kesenyapan berkurang. Lanjut ke bagian dalam dari HJC RPHA 10+, untuk crownpad dan cheekpad mantap, saat dipakai terasa mencengkram ke semua bagian kepala tapi tetap nyaman. Kain-kainnya pun lembut, juga sudah mengadopsi kain yang katanya anti bakteri. Jadi, gak salah bagi mereka yang bilang kalo HJC RPHA 10+ sebagai salah satu helm yang cukup ringan juga nyaman, ikut sependapat nih.hehe

 

Oh yaa, kembali lagi ke bagian luar, untuk finishing catnya helm ini memiliki kualitas cat yang cukup kuat dalam artian tidak mudah terkelupas. Walaupun dari beberapa pemakai mengeluhkan pada bagian cat yang berwarna putih rentan sekali mengalami yellowing, yaitu kondisi dimana pada beberapa bagian helm terutama pada spot yang berwarna putih berubah warna menjadi kekuningan yang salah satunya disebabkan dari paparan sinar matahari yang berlebih. Walaupun pada beberapa helm dari brand lain pun mengalami hal yang sama, tentu dapat diatasi dengan perawatan yang baik pula. Selanjutnya mengenai visor, helm ini sudah mengadopsi visor ganteng yaitu flat visor. Dalam pembeliannya, HJC RPHA 10+ ini dilengkapi 2 visor yaitu clear flat dan dark flat. Selanjutnya, apakah HJC RPHA 10+ ini sudah memenuhi standar keamanan terlebih untuk keperluan balap? Tentunya, karena helm ini sudah tersertifikasi oleh Snell Memorial Foundation, DOT (Department of Transportation) dan ECE 22.05 (Uni Eropa). Yang pasti tali pengikatnya pun sudah mengaplikasi sistem DD Ring, makin mantap. Jadi, apakah tertarik untuk meminang HJC RPHA 10+?

Kamis, 20 April 2017

IMPRESI DAN ULASAN HELM NOLAN X802 (IMPRESSION AND REVIEWS OF NOLAN X802 HELMETS)



IMPRESI DAN ULASAN HELM NOLAN X802

Nolan adalah produsen helm yang didirikan pada tahun 1973 di Italy dan didirikan oleh seorang pengusaha perlengkapan sepeda motor yaitu Lander Nochi (jadi ketebak kenapa namanya Nolan hehe). Dan itu adalah sejarah singkat mengenai perkembangan helm Nolan yang hingga kini masih menjadi pilihan dari beberapa rider MotoGP. Nah, sekarang saatnya saya akan menjelaskan mengenai hasil review dari helm Nolan X802 Casey Stoner. Mungkin sebagian besar dari teman-teman pasti sudah tidak asing lagi dengan merek helm Italy yang satu ini. Langsung saja, FIX bahwa ini helm paling ringan yang pernah saya coba padahal bukan basic dari helm carbon. Pada shell helm, terdapat informasi yang menyatakan bahwa helm ini memiliki bobot kurang lebih 1350 gram. Tentu, untuk pemakai harian maupun balap helm ini cukup nyaman di kepala, terlebih cheekpad dan crownpadnya memiliki bahan kain yang lembut. Oh ya, untuk seri X802 ini terdapat 3 jenis atau tipe diantaranya yaitu X802, X802R dan X802RR sebagai versi tertinggi dari seri X802 yang turut juga digunakan oleh beberapa rider MotoGP di kancah balap dunia. Tipe yang saya review ini yaitu X802 versi rendah dari seri X802. Mengenai harga, X802 ini dapat dipinang dengan harga sekitar Rp.3.800.000,- (kurang lebih). Lain halnya dengan seri X802RR, harganya sekitar Rp. 6.500.000,-.

 

Secara bentuk, dimensi dari X802 ini cukup pas yang dalam artian tidak begitu besar. Desain aerodinamis    tentunya sudah dimiliki, karena X802 ini memang bisa diandalkan untuk keperluan balap. Desain coraknya? Hmmm…Nolan memang identik dengan desain-desain yang menggunakan warna menyala alias kontras, juga coraknya yang mantap (macem corak Pirovano, Canepa, Chaz Daviez dan tentu corak Aquarium ya gak?) hanya saja kekuatan dari catnya tersebut tidak sekuat rival-rivalnya (pengguna Nolan sih biasanya faham wkwk). Lanjut ke bagian visor, pada X802 ini sudah bisa menggunakan pinlock juga visornya sudah dilengkapi dengan visorlock yang terdapat pada bagian sisi visor dekar rachet. Untuk melepaskan visornya, dari  helm, cukup menekan bulatan yang terdapat pada kedua sisi visor. Tear off post? Belum ada, karena visor original dari X802 ini belum flat baik pada tipe X802, X802R maupun X802RR. Tapi, untuk visor flat dan darkflat­ menjadi item opsional. Jadi untuk mereka yang ingin X802 makin ganteng, bisa membeli visor darkflat secara terpisah yang harganya sekitar Rp.900.000,- sampai Rp. 1.000.000,- an. Namun ada hal yang aneh pada X802 ini, yaitu pegangan yang terdapat pada visor untuk membuka maupun menutup, letaknya ada pada bagian tengah helm, tidak seperti helm pada umumnya, yang meletakkan dudukan atau pegangan untuk membuka visor, terdapat pada sisi kiri bawah visor. Mengenai sirkulasi udara dari vent, X802 ini cukup adem apalagi vent pada bagian atas yang berfungsi dengan baik, yaitu mampu menangkap angin secara maksimal. Untuk tali pengunci, sudah pasti menggunakan DD Ring.

 

Lalu bagaimana rasanya saat digunakan, khususnya pada kecepatan diatas 80 Km/h? Menurut pengalaman saya sendiri (karena pernah juga menggunakan X802 untuk harian), saat digunakan  berkendara, X802 ini nyaman dikepala, karena memang bobotnya yang ringan, sehingga digunakan untuk perjalanan yang agak jauh pun tidak cepat bikin pegal (walaupun rasa pegal pasti ada hehe), selain itu, helm ini pun cukup kedap suara. Sudut pandang dari helm ini pun menurut saya cukup luas, hanya saja visornya mudah sekali mengembun dan noseguardnya pun terlalu kecil. Oh ya, beberapa pengguna sering mengeluhkan keawetan karet list khususnya pada bagian dekat chin guard yang mudah mengelupas, tetapi jika penggunaan helm dilakukan secara wajar juga diimbangi perawatan yang berkala, bukan hal yang tidak mungkin beberapa kekurangan yang terdapat pada X802 dapat dengan mudah diatasi. Mungkin itulah sedikit hasil review saya mengenai Nolan X802 berdasarkan penilaian versi saya sendiri hehe…Jadi, apakah seimbang antara harga dengan fitur yang diberikan? 

 

Sabtu, 28 Januari 2017

IMPRESI DAN ULASAN HELM KYT C5 RACE (IMPRESSION AND REVIEWS OF KYT C5 RACING HELMETS)


IMPRESI DAN ULASAN HELM KYT C5 RACE

Halo bro sist, kali ini saya akan mencoba untuk mereview helm KYT C5 Race. KYT C5 ini dapat dikatakan sebagai salah satu helm balapnya dari produsen KYT. Helm seharga Rp.1.900.000,- sampai Rp.2.300.000,- ini merupakan varian terbaru dari versi terlawasnya yaitu KYT C4 tech (entah mungkin nanti ada C6, C7 dan seterusnya hehe). Secara bentuk, KYT C5 ini memiliki desain yang aerodinamis, dengan paduan dark flat visor membuat aura racing helmet yang ditampilkan semakin terlihat. Oh ya, dalam pembelian KYT C5 ini sudah include dengan darkflat, Tear off post tentunya sudah terpasang sehingga memungkinkan dalam pemasangan tear off (tear offnya beli sendiri ya, gada include-inlclude an lagi :p). Nah yang unik pada KYT C5 ini yaitu knob atau dudukan visornya yang terbuat dari besi (entah besi, metal, atau lainnya) sehingga makin terlihat kan kesan racing helmetnya. Ditambah dengan adanya lock visor, saat riding kita tidak akan khawatir visor terbuka dengan sendirinya apalagi di kondisi yang genting seperti saat kecelakaan misalnya, wah jangan sampai terjadi. Selanjutnya yaitu mengenai kualitas cat dan graphic dari KYT C5, menurut saya pribadi sudah cukup bagus, yaitu catnya yang awet, tidak mudah terkelupas, desain atraktif dan detail sehingga enak untuk dipandang. Hanya saja, pada KYT C5 yang saya review, pada bagian finishing ada yang perlu diperbaiki, yaitu penempatan graphic sedikit tidak presisi dengan shell atau cangkang helm, karena pada bagian ini terlihat dengan adanya cat yang menjorok sampai kedalam vent belakang.

 

Mengenai kelengkapan dalam pembelian KYT C5 ini yaitu terdiri dari helm tentunya, Tas helm tipe selempang, dus dan kitab-kitab (katanya sih kitab-kitab, tapi udah 2x beli nih KYT C5 baru ga dapet kitab). Selanjutnya mengenai keamanan dan perlindungan yang diberikan dari helm ini, tentunya sudah mengusung standar balap yang salah satu contohnya penerapan tali pengikat model DD Ring, juga sudah terdaftar SNI (Standar Nasional Indonesia), DOT (Department of Transportation) dan Snell Memorial Foundation. Jadi ga perlu diragukan lagi jika bro sist sewaktu-waktu menggunakan KYT C5 ini untuk keperluan balap. Lalu bagaimana dengan kenyamanannya? Untuk kenyamanannya sendiri, karena KYT C5 ini mengusung tipe helm balap, maka untuk penggunaan sehari-hari dapat dikatakan tidak begitu nyaman, terlebih bagi kita yang belum terbiasa menggunakan helm dengan tali pengikat model DD Ring tentu akan direpotkan saat akan memakai dan melepaskan helm ini. Selain itu, cheek pads atau busa pipi terasa agak keras untuk penggunaan sehari-hari apalagi jarak jauh, tapi terkecuali dengan crown pads atau busa pada bagian atas. Untuk kain keseluruhan baik cheek pads atau crown pads terasa nyaman dan lembut. Dan jika bro sist perlu untuk membersihkan dan mencuci bagian dalam pada helm ini, busa KYT C5 cukup mudah dalam proses membongkar dan pemasangannya kembali. Selain itu, helm ini pun saya rasa sangat kedap suara, baik pada kecepatan menengah ataupun kecepatan tinggi. Mengenai bobot dari helm ini saya belum mengetahuinya secara pasti, tapi jika dibandingkan dengan tipe dari produsen yang sama yaitu KYT Vendetta 2, helm ini memiliki bobot yang lebih ringan.

 

Selanjutnya apa saja sih fitur yang terdapat pada KYT C5? Apakah seimbang antara harga dengan fitur yang didapat? Hmmm, menurut saya pribadi harga tersebut sudah cukup pantas untuk meminang racing helmet ini, mengingat beberapa fitur yang terdapat pada KYT C5 tersebut sudah mengusung tipe balap yang diantaranya yaitu: DD Ring, Dark flat visor, visor lock, SNI, DOT, Snell dan beberapa fitur lainnya yang mendukung dalam penggunaan KYT C5 ini. Mungkin hanya itu hasil review yang dapat saya sampaikan pada bro sist, untuk penilaiannya berdasarkan pendapat saya pribadi (karena memang sebelumnya sudah 3x menggunakan KYT C5 race untuk penggunaan harian hehe).Terimakasih…